Welcome...

Welcome...

Gejala dan Cara Mencegah Cacingan pada Anak

Gejala dan cara mencegah cacingan pada anak - Penyakit cacingan ialah penyakit yang sering  di derita oleh bayi & anak, terkadang ada beberapa orangtua yang tak tau gejala-gejala cacingan pada si anak, orangtua cuma tau kalau perut anak buncit berarti anak itu menderita cacingan, namun tak seluruh anak yang memiliki perut buncit itu menderita cacingan. Oke langsung aja kita bahas gejala dan cara mencegah cacingan pada anak.

Berikut gejala anak cacingan :

1. Anak nampak Lemah, letih & lesu.
2. Berkurangnya nafsu makan pada anak.
3. Tangan & kaki nampak kurus & perut terlihat buncit.
4. Perut terasa sakit & bahkan mengalami diare.
5. Perut kembung & merasa mual bahkan hingga muntah.
6. Rasa gatal di daerah dubur, terutama ketika tengah malam hari

Melakukan pencegahan lebih baik dari pada mengobati. Kebanyakan jikalau anak mengalami cacingan, ibu akan segera memberikan obat cacing pada anak. Factor ini pun baik, & lebih baik lagi apabila ibu mencegahnya dahulu, dan ada beberapa tips dalam mencegah penyakit cacingan anak.

Berikut tips dalam mencegah penyakit cacingan pada anak :

1. Menjaga kebersihan anak & lingkungan sekelilingnya, terutama kamar mandi.
2. Biasakanlah anak buat mencuci tangan sebelum & setelah makan atau main-main.
3. Membersihkan kuku anak kamu dengan cara teratur.
4. Tak membiasakan anak menggaruk tubuh disaat keadaan tangan kumuh, terutama    di area anus.
5. Menjaga kebersihan makanan saat kamu memberi makan kepada anak.

Itulah beberapa gejala dan cara mencegah cacingan pada anak. Semoga tips diatas dapat membantu bunda dalam menangani anak yang cacingan. Selamat mencoba^^

Cara Merawat Mulut dan Gigi Anak Umur 7-12 Bulan


Cara merawat mulut dan gigi anak umur 7 sampai 12 bulan - Kesehatan mulut & gigi si mungil ialah factor yang amat sangat mutlak. Terkadang ibu tak selalu memperhatikan kesehatan mulut & gigi si mungil, padahal mulut & gigi si mungil yang tak sehat dapat memicu beragam penyakit & menciptakan si mungil tak nyaman. Tidak Sedikit dari kita sudah tahu cara merawat & menjaga kesehatan mulut & gigi nya, namun kiat merawatnya mesti tepat dengan umur si mungil, lantaran perawatan mulut & gigi si mungil tak seluruhnya sama. Berikut sekian cara merawat mulut dan gigi anak umur 7-12 bulan :
  • Tanyakan lah kepada dokter anak atau dokter gigi, apakah si mungil cukup mendapat fluor.
  • Ingatlah untuk membersihkan mulut sikecil dengan menggunakan kain lembab, sehabis menyusui.
  • Janganlah biarkan sikecil bobo bersama botol susunya kecuali air putih.
  • Berilah air putih kalau sikecil mau minum di luar jadwal minum susu.
  • Ketika gigi sudah mulai tumbuh, mulailah membersihkannya dengan memanfaatkan kain lembab. Bersihkan  tiap-tiap permukaan gigi & batas antara gigi bersama gusi dengan cara seksama, sebab makanan amat sering tertinggal di permukaan itu.
  • Waktu gigi geraham sikecil sudah mulai tumbuh, pakailah sikat gigi yang mungil dengan permukaan lembut & dari bahan nilon.
  • Jangan sampai pakai pasta gigi & ingat selalu untuk membasahi sikat gigi menggunakan air.
  • Periksakan gigi si mungil ke dokter gigi, sesudah 6 bulan sejak gigi mula-mula tumbuh, atau ketika umur si mungil sudah setahun.
Mudah-mudahan kabar cara merawat mulut dan gigi anak umur 7-12 bulan mampu memberikan manfaat bagi bunda. Tetaplah menjaga dan mengingatkan si mungil untuk rajin sikat gigi, baik pagi, sore, dan juga sebelum tidur malam.^^

Tips dalam Menyusui Bayi Dengan Benar

Tips dalam Menyusui Bayi dengan Benar - Menyusui merupakan suatu proses pemberian makanan terhadap bayi dalam bentuk air susu ibu(ASI) yang berasal dari payudara ibu. Jadi maksudnya bukan pemberian ASI melalui botol dot ataupun media lainnya.


Sesudah dilahirkan, bayi dikaruniai refleks menghisap. Refleks ini menciptakan satu orang bayi tidak dengan sadar bakal senantiasa menghisap benda yang dimasukan ke dalam mulutnya. Seandainya yang dimasukan yakni puting payudara tentu saja dia bakal automatic menghisapnya. Fenomena ini pasti amat menguntungkan bagi ibu yang dapat menyusui bayinya tatkala rentang usia 6 bln, sebelum diberikan makanan penambahan pendamping ASI.

Berikut ini adalah tips-tips dalam menyusui bayi dengan benar:

- Peras/pompalah ASI tiap-tiap 3-4 jam sekali dengan cara rutin. cara ini dilakukan supaya produksi ASI konsisten terjaga.
- Pilihlah waktu di mana payudara dalam kondisi paling penuh terisi, rata rata  berlangsung di pagi hari.
- Sebelum memakai alat yang akan dipergunakan haruslah di sterilkan terlebih dahulu. Sebaiknya pakai breast pump elektrik supaya gampang membersihkannya.
- Pilihlah ruangan yang santai & nyaman ketika proses memerah susu berlangsung, area yang idealnya tak menggangu ibu menyusui.
- Jika membersihkan tangan memakai sabun, membersihkan payudara cukup dengan air saja.
- Sebelum mengawali, minumlah segelas air! disarankan minuman hangat supaya menopang menstimulasi payudara.
- Waktu memerah ASI, ibu mesti dalam keadaan rileks. Keadaan psikologis ibu menyusui teramat memastikan kesuksesan ASI eksklusif. Menurut hasil penelitian, 80% lebih kegagalan ibu menyusui dalam memberikan ASI eksklusif yaitu aspek psikologis ibu menyusui. Baca Juga: Apa Kelebihan Asi Dibandingkaan Susu Formula
- Simpan ASI perah langsung:
  • dalam kulkas (refrigerator) – diletakkan di pojok belakang rak, bukan di pintu lemari pendingin – ASI perah tahan 2 x 24 jam.
  • dalam termos berisi es, ASI bakal bersi teguh 24 jam.
  • bila disimpan di dalam freezer lemari pendingin 1 pintu, umurnya lebih panjang lagi bisa sampai 2 pekan.
Demikianlah beberapa tips dalam menyusui bayi dengan benar. semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua terutama bagi ibu yang sedang menyusui.

Ternyata Penting loh Memijat Bayi Sendiri

Ternyata Penting loh Memijat Bayi Sendiri - Mengasuh bayi tidak cuma memberinya makan, minum, & mainan. Bayi pun butuh perhatian termasuk juga dipijat, dibelai, & disayang. Akhirnya dirinya dapat sehat, bahagia, & semakin percaya diri. Tentu saja, yang memijatnya ialah ortu atau orang terdekat si bayi. Dapat kakek, nenek, atau baby sitter namun bukan terapis atau tukang pijat bayi.



Mengapa pijat bayi dilakukan orang tua atau orang terdekat si bayi? Menurut Rina Poerwadi, salah seorang instruktur pijat bayi bersertifikat (certified infant massage instructor), dalam situasi memijat ini akan ada proses pembelajaran baik pada si bayi ataupun pada orangtuanya. Kala dipijat, bayi akan mengenali sentuhan, bau, dan juga nada orangtua. Apabila prosesnya benar, saat dipijat, bayi bakal merasa aman & nyaman. Tak meronta-ronta terlebih menangis keras. Bayi & orang tua saling bekerja sama. tak ada unsur pemaksaan, & keduanya menikmati kebersamaan. Baca Juga: Pentingnya Mendeteksi Penyakit Pada Bayi Sedini Mungkin

Pentingnya Memijat Bayi Sendiri
Ketika pemijatan berlangsung maka terbentuklah suasana kebersamaan & pengikat tali kasih (intimacy and bonding) antara sang orangtua & anak. Perhatian & kasih sayang orang tua akan dengan mudah dirasakan oleh bayi. Sejarah keintiman & mengikatnya tali kasih ini bakal terekam oleh keduanya, seumur hidup. Sentuhan & pijatan kasih ini bakal jadi fasilitas komunikasi yg paling jitu antara orangtua & anak jikalau adanya ketegangan emosional di antara mereka suatu saat nanti.

Pijatan pun memberikan peluang keduanya buat saling berekspresi. Walau bayi belum dapat mengutarakan dengan cara bicara yang jelas terhadap orang tua, namun semua akan terlihat langsung oleh bahasa tubuhnya. Semua bentuk perasaan akan terlihat di wajah si kecil seperti kegembiraan, kepercayaan diri, & perasaan relaks. Sewaktu memijat si kecil, kamu pasti mesti menjaga kontak mata, mencium, mengelusnya secara lembut, termasuk juga mengajaknya bicara. Perbuatan ini dapat menjaga kedekatan interaksi kamu dengan bayi. Walaupun tampaknya cuma sekadar memijat, kamu telah meningkatkan kelekatan emosional bersama dirinya.

Demikianlah info tentang pentingnya memijat bayi sendiri, sebuah kegiatan yang dapat mempererat hubungan emosional antara ibu dan si buah hati.

Manfaat Empeng Atau Dot Untuk Bayi

Manfaat Empeng atau Dot untuk Bayi - AAP atau The American Association of Pediatrics mengeluarkan satu buah penyataan kontroversial yang berkaitan dengan kegunaan empeng pada SIDS(Sudden Infant Death Syndrome). AAP menyebutkan adanya interaksi antara pemakaian empeng & penurunan efek SIDS kepada bayi. Pendapat tersebut pun dikuti bersama dengan rekomendasi bagi para orangtua buat memberikan empeng diwaktu bayi mereka tidur di awal tahun usianya.


Pendapat ini pun didukung oleh Dr. DeKun Li, seorang peneliti dari Kaiser Permanente's Northern California Region. Dimana hasil penelitian Dr. Dekun Li menyatakan bahwa pemakaian empeng sewaktu tidur terhadap bayi sanggup mengurangi efek SIDS se-besar 90 persen. Meskipun para ahli belum sepenuhnya percaya kenapa empeng dapat mengurangi SIDS, tapi ada banyak argumen mungkin saja mampu menguatkan manfaat empeng atau dot untuk bayi, diantaranya :
  • Penggunaan empeng ketika tidur menciptakan aliran hawa dari mulut terbuka & mengalir selagi tidur.
  • Bayi tidur lebih lelap dikarenakan sambil mengisap empeng, maka tak senantiasa berubah-ubah posisi tidur.
  • Penelitian pun masih terus berlanjut berkenaan dengan empeng & pengaruhnya pada berkurangnya dampak SIDS kepada bayi.
Empeng & ASI
Meskipun sekian banyak alasan menyebutkan bahwa pemakaian empeng akan menyebabkan bayi malas menyusu ASI dari ibunya. Namun pada kenyataannya belum ada penelitian yg membuktikan alasan tersebut. Bahkan para ahli menyebut bahwa tak ada hubungannya antara pemakaian empeng dengan penurunan keinginan bayi buat menyusu ASI ibunya. Walau begitu, para orangtua disarankan tetap konsisten untuk menunda memberikan empeng terhadap bayi sampai umur bayi 1 bulan/lebih. Faktor tersebut dilakukan karena bayi baru saja memulai mempelajari bagaimana cara menghisap ASI ibunya dan agar pemberian ASI terjaga dengan baik pada musim awal umur bayi.

Baca Juga: Tips Dalam Memilih Dan Merawat Botol Dot Bayi

Manfaat Empeng atau Dot untuk Bayi
Biarpun pemakaian empeng disarankan agar menurunkan dampak SIDS terhadap bayi, dan juga sebagai alat penenang bagi si bayi, Namun ibu mesti tahu kapan bayi perlu empeng & kapan mereka bener-benar perlu menyusu ASI. Ibu pun mesti tahu kapan waktunya bayi harus benar-benar berhenti mengisap empeng. Dampak teratas bayi terserang SIDS ialah di umur 2 sampai 6 bulan, oleh karena itu sebaiknya pemberian empeng dilakukan disaat-saat umur tersebut saja.

Penyebab Sakit Gigi Pada Anak Yang Perlu Di Ketahui

Sebagian orang mengira bahwa anak kecil tak beresiko terkena serangan sakit gigi tapi anggapan itu mesti cepat kamu buang jauh-jauh jika anak & keluarga kamu tak ingin mengalaminya. Memang biasanya sakit gigi jarang menimpa anak-anak dikarenakan sakit gigi biasanya terjadi pada saat menginjak remaja & dewasa. Tetapi jikalau anak kamu mempunyai gigi berlubang, itu bisa menyebabkan dirinya pun beresiko terkena sakit gigi.


Berikut beberapa penyebab sakit gigi pada anak yang perlu diketahui:
Baca Juga: Cara Mudah Mengobati Sakit Gigi Pada Anak

1. Coklat
Coklat yaitu makanan yang memiliki rasa manis & nikmat yang mana sangat disukai anak-anak. anak-anak yang terbiasa makan coklat akan dapat mempercepat pelapukan gigi susu mereka sehingga gigi susunya dapat mencetak lubang tempat sarang bakteri penyebab sakit gigi.  Ajarkan anak kamu berperilaku sehat seperti menggosok gigi sehabis mengkonsumsi makanan yang mengandung gula tinggi seperti coklat untuk menghindari penyakit gigi.

2. Hindari makan gula/permen
Memanglah sangat wajar jikalau anak kamu gemar beraneka tipe gula tapi jika semakin banyak variasi gula yang anak kamu makan maka akan semakin mempercepat pengeroposan gigi terhadap anak kamu. Coba jangan sampai membiasakan anak kamu mengkonsumsi gula yang berlebihan terutama gula/permen yang mempunyai tangkai.

3. Es
Minuman es baik itu es manis, es krim, es lilin atau olahan es lainnya yaitu minuman & makanan yg amat disukai buah hati kamu. Cobalah kamu atur supaya tidak terlalu sering mengkonsumsi makanan dingin & minuman dingin. Lantaran minuman & makanan dingin seperti es akan mempercepat gigi susu anak kamu keropos & berlubang.

4. Biasakan Anak menggosok giginya
Sejak anak memasuki umur 5 thn sebaik nya anak telah diajari menggosok gigi yg baik & benar & ajarkan menggosok gigi wajib dua kali sehari(pagi & malam) serta saat sebelum tidur, dan seandainya kamu menanamkan adat menggosok gigi ini dengan baik, itu sama saja kamu telah berinvestasi buat kesehatan gigi anak kamu di hari depan yg tak ternilai harga nya.

Jika kita sudah mengetahui penyebab sakit gigi ini, maka tinggal perlunya peran serta orang tua dalam mengawasi dan mengontrol si anak dalam mengkonsumsi makanan dan minuman yang bisa menyebabkan sakit gigi.

Cara Mudah Mengobati Sakit Gigi Pada Anak

Cara Mudah Mengobati Sakit Gigi Pada Anak - Penyebab gigi berlubang pada anak diantaranya yaitu makanan manis. Makanan manis benar-benar amat digemari oleh kalangan anak-anak, seperti permen, cokelat, kue & sirup. Tetapi tidak sedikit dari mereka diwaktu mengkonsumsi makanan manis tersebut tak diimbangi oleh perawatan. Anak-anak yg tak dibiasakan menggosok gigi sejak dini dapat sulit sekali utk diajak menggosok gigi diwaktu kelak tumbuh besar. Padahal menggosok gigi amat utama buat kesehatan, khususnya kesehatan gigi & mulut. Menggosok gigi, sebaiknya dilakukan minimal 2 kali sehari. Saat bangun tidur & hendak tidur. Sisa-sisa makanan yg dibiarkan mengendap diwaktu tidur, bakal menggerogoti gigi.


Ada mitos jaman lalu yang menyebutkan, penyebab sakit gigi  pada anak adalah ulat-ulat mungil yg masuk ke dalam gigi. Ulat-ulat itu menggerogoti gigi lantaran ada sisa-sisa makanan. pada masa itu mengobati sakit gigi pun lebih memanfaatkan trick rutinitas seperti meniup asap yg berasal dari kayu bakar, lalu memberi minyak pada gigi buat seterusnya diambil ulat-ulat kecilnya.

Gigi yg sakit tidak hanya lantaran factor gigi yg ingin tanggal, namun disebabkan pula oleh gigi yg berlubang. Pada step awal munculnya lubang pada gigi memang tidak mununjukkan gejala yg serius. Penyebab gigi anak berlubang berjalan akibat sisa makanan yg tertinggal di dalam mulut yang tumbuh & mengembangbiakan bakteri-bakteri di dalamnya. Tatkala bakteri akan bereaksi dgn makanan dan membuahkan zat asam yg bakal merusak gigi. Proses perusakan gigi akan berjalan lama sebab adanya email gigi yg kuat melindunginya. Gigi yg telah tak terlindungi oleh email gigi dapat makin langsung rusak jika terkena zat asam maka bakal memunculkan lubang gigi lebih dalam & makin dalam. Utk gigi yg telah terlanjur berlubang, gigi pun tak mau kembali jadi utuh. Cuma butuh aksi dokter seperti menutup lubang gigi supaya tak makin parah.

Tips mengobati sakit gigi pada anak

Air Garam
Air garam merupakan obat penanganan sakit gigi yg paling gampang menggunakannya. Ambil sedikit air lalu campurkanlah bersama garam, setelah itu pakai utk berkumur-kumur.
Biji Alpukat
sediakan 1 buah biji alpukat, lalu di sangrai. Tumbuk sampai halus selanjutnya oleskan terhadap gigi anak yg berlubang.
Daun Cabai Merah
Petik daun cabai merah yg masihlah segar utk diambil getahnya. Selanjutnya teteskan getah daun cabai kepada gigi anak yg berlubang.
Batang Kemuning
Ambil batang kemuning dgn ukuran sedang selanjutnya bakar maka membuahkan minyak. Setelah Itu teteskan minyak ke dalam gigi yg berlubang.
Minyak Cengkeh
Teteskan minyak cengkeh terhadap kapas. Setelah Itu oleskan ke gigi anak yg sakit.

Demikianlah tips cara mudah mengobati sakit gigi pada anak. Mudah-mudahan tips diatas sanggup berguna & menolong bunda saat anak-anak mengalami sakit gigi. Disaat belum parah & mampu di atasi sendiri bunda dapat mengaplikasikan tips di atas,dan bila sakit tetap berlanjut & perlu penanganan lebih ada baiknya di bawa ke dokter terdekat.

Pentingnya Mendeteksi Penyakit Pada Bayi Sedini Mungkin

Sebagai seorang Ibu, pastinya menyaksikan si mungil tumbuh sehat sempurna merupakan kebahagiaan yg tidak terkira ya. Segala trik juga dilakukan buat menghindarkan dia dari penyakit. Mulai Sejak dari menjaga asupan nutrisinya, sampai teratur konsultasi ke dokter buat deteksi penyakit.



Nah, sebenarnya, masih banyak kiat lho Bu utk teratur mengecek keadaan kesehatan si mungil. Salah satunya yakni menyaksikan ciri-ciri tinja yg dikeluarkan si mungil. sebab pada dasarnya, tinja yg dikeluarkan si mungil bakal memperlihatkan seberapa baik proses pencernaan & keadaan internalnya. Penasaran mau tahu seperti apa tinja yg menunjukkan gejala penyakit? Yuk mari simak penjelasan dibawah ini!

Cara mendeteksi penyakit pada bayi.

1. Kehitaman dgn bercak darah kering.
Kadang kadang, tinja yg dikeluarkan si mungil berwarna hitam bersama bercak-bercak darah kering ditemukan di popoknya. Salah satu kemungkinannya merupakan darah tersebut berasal dari puting ibu yg terluka & ikut tertelan oleh si Mungil ketika menyusui. (Baca juga: Tips dalam memilih dan merawat botol dot bayi)
Biarpun demikian, ada baiknya dikonsultasikan dgn dokter atau tenaga medis supaya dapat menentukan alasannya, terutama jika si Mungil serta merta mengalami gejala lain.

2. Coklat gelap dgn darah merah.
Lain halnya bila darah terhadap tinja si mungil berwarna merah & basah. disaat waktu seperti ini segeralah memberikan penanganan medis pada si mungil. Lantaran, tinja yg disertai bersama darah menunjukkan indikasi adanya alergi protein susu, infeksi bakteri, maupun luka kepada saluran pencernaan si mungil.

3. Kehijauan & Berlendir.
Memang biasanya, bayi yg tidak sedikit mengeluarkan air liur mempunyai tinja seperti ini. Jikalau terhadap popoknya tidak jarang menempel lendir berwarna bening, itu berarti air ludah si mungil yg condong lebih kental turut masuk ke pencernaan. Tetapi, Ibu harus waspada pada tinja berwarna kehijauan dgn lendir-lendir yg lengket mengkilat. Bisa saja ini indikasi terjadinya infeksi maupun alergi terhadap si mungil. Apabila keadaan ini berjalan berangsur-angsur selama dua hari berturut-turut dan/atau disertai gejala lain, sebaiknya Ibu langsung berkonsultasi dgn dokter atau tenaga medis.

4. Keadaan waspada.
Nah Ibu, ada sekian banyak ciri-ciri tinja yg ialah penanda penyakit serius terhadap si mungil. Apabila pertanda ini muncul, sebaiknya si mungil mesti cepat dipindah ke rumah sakit utk ditangani. Contohnya apabila tinja si mungil berwarna hitam pekat yg ialah darah kering yg mengumpul.

Begitupun jikalau tinja nyatanya diselimuti darah segar yg mampu jadi tanda rintangan pencernaan kronis. Setelah Itu, Ibu pun butuh waspada bila tinja si mungil bertekstur seperti kapur dgn warna pucat seperti tanah liat. kemungkinan, si mungil memiliki masalah terhadap hati atau kandung empedu.

Bunda diharap melakukan pengecekan secara teratur & mengenal baik proses pertumbuhannya, dengan bgitu kita akan mampu memberikan bantuan secara tanggap. Pastinya, mencegah memang lebih baik daripada mengobati bukan? karena memberikan gizi & kasih sayang merupakan tindakan yang paling baik terhadap si mungil, termasuk juga perhatian pada keadaan kesehatan si mungil, merupakan langkah terpenting dalam menjaga kesehatannya.

4 Cara Alami Mengobati Batuk pada Bayi



4 cara alami mengobati batuk pada bayi - Ketika si mungil sakit, tentu saja seluruh ibu pasti merasa was-was pada kesehatan si anak. Lebih-lebih apabila buah hati masih tergolong balita. Berikut ini ada sekian cara alami yang dapat ibu lakukan untuk mengobati batuk si mungil.
  

1. Uap
Uap akan menunjang melancarkan penyumbatan kepada lubang hidung. Kiat termudah yaitu dgn menkondisikan kamar mandi jadi kamar mandi uap. Nyalakan air panas di kamar mandi untuk membuahkan uap. Tutup pintu & duduk bersama si buah hati di dalam kurang lebih kira kira 15 menit. Terapi ini pun dapat ibu lakukan dua kali sehari.

2. Madu & lemon
Ke-2 bahan ini bisa menunjang mengurangi penyumbatan pada hidung si mungil, dengan begitu maka si mungil mampu bernafas secara lega. Campuran lemon & madu dapat memberikan pertolongan kepada tenggorokan, & membunuh infeksi. Caranya yakni bersama mengkombinasikan satu sendok teh madu & lemon ke dalam air hangat.

3. Kunyit
Kunyit yaitu rempah-rempah yg baik utk mengobati batuk. Caranya adalah dgn mengkombinasikan sejumput bubuk kunyit kepada susu dua kali sehari.

4. Minyak pijat
Pemijatan lembut terhadap dada bayi dengan memanfaatkan campuran minyak zaitun & minyak essential dapat menciptakan bayi lebih enteng bernafas. Ibu dapat memanfaatkan minyak essential yg sehat seperti kayu putih, rosemary, & minyak peppermint.

Panduan diatas yakni salah satu trick mengobati batuk kepada bayi dengan cara alami, tapi seandainya batuk tidak kunjung sembuh & menemui gejala seperti demam tinggi, susah bernafas sampai kepada keadaan bibir membiru sebaiknya bawa Anak ke dokter atau rumah sakit utk penanganan dengan cara medis. terima kasih sudah berkunjung di Ulasan Seputar Anak dan semoga bermanfaat.